Jakarta, 25 Januari, 2018 – Astragraphia Document Solution mengumumkan peluncuran printer produksi terbaru, Iridesse™1 Production Press, sebuah printer high-end untuk kalangan profesional. Printer produksi terbaru dengan print engine enam warna ini mampu mencetak warna-warna spesial termasuk metalik dengan metode single pass, menggunakan tambahan hingga dua dry ink spesial warna emas, silver, bening, dan putih

Single-Pass Print Engine Enam Warna Pertama di Industri, Membuktikan Spesialisasi pada Color Printing

Dengan single-pass print engine enam warna yang baru dikembangkan ini, Iridesse™ Production Press dapat mencetak gambar memukau dengan proses cetak warna xerographic menggunakan hingga dua dry ink spesial warna emas, silver, bening (spot UV) sebagai tambahan dari tinta umum yang berwarna cyan, magenta, yellow, dan black (CMYK). Selain itu, dry ink putih juga akan ditambahkan pada jajaran dry ink spesial untuk mengakomodasi percetakan pada kertas berwarna gelap maupun kertas spesial lain. Dibandingkan dengan printer yang menggunakan tinta konvensional CMYK, dry ink spesial ini dapat memperluas berbagai ekspresi, menghasilkan hasil akhir yang premium, sehingga dapat menambah nilai pada aktivitas marketing.

Printer yang baru saja diluncurkan ini memungkinkan lapisan dry ink CMYK untuk diproses di atas lapiran dry ink spesial. Begitu pula sebaliknya, dry ink spesial dapat di proses di atas lapisan dry ink CMYK, seperti produk sebelumnya, yaitu Color 1000i Press. Jika printer konvensional lain harus menggabungkan tinta silver untuk menghasilkan tinta metalik, produk baru ini mampu mencetak beberapa warna metalik secara langsung dalam satu proses cetak.

Standar warna yang ada di produk ini adalah Pantone+Metallic dan Pantone+Premium Metallic, yaitu warna-warna metalik yang umumnya digunakan di industri percetakan. Dengan memanfaatkan pilihan warna ini, operator dapat memproduksi kembali warna-warna yang mirip dengan warna pada Pantone metalik pada material cetak hanya dengan mendesain kode warnanya.

Memastikan performa dasar untuk memenuhi ekspektasi pengguna profesional

Latar belakang kebutuhan konsumen yang beragam membuat konsumen harus dapat menyesuaikan penggunaan teknik percetakannya. Tidak hanya mengandalkan percetakan offset konvensional yang dapat memproduksi pekerjaan high-volume, kebanyakan bisnis sekarang memilih on-demand printing, dengan waktu yang lebih singkat untuk menyelesaikan sejumlah katalog, manual, dan materi iklan. Offset printing memerlukan waktu dan biaya untuk membuat plat, menyesuaikan warna, dan proofreading, sedangkan digital printing dapat memproses pekerjaan dengan waktu dan biaya yang lebih singkat serta nilai tambahan pada materi cetak. Meningkatkan nilai produk cetak melalui penggunaan peralatan modal mereka seperti printer digital, sangat penting bagi perusahaan percetakan untuk mengembangkan bisnis mereka.

“Sebagai pemimpin di industri, Astragraphia dan Fuji Xerox terus mengembangkan jajaran produknya agar dapat berkontribusi pada kemajuan bisnis pelanggan. Menggunakan teknologi terdepan, kami memastikan inovasi-inovasi yang kami hadirkan dapat mendorong perkembangan di industri secara menyeluruh, mulai dari pemilik usaha grafika hingga konsumen.” ujar Arifin Pranoto, Direktur PT Astra Graphia Tbk.

Astragraphia Gandeng Sastra Lintas Rupa

Pada peluncuran Iridesse™ Production Press, Astragraphia menggandeng komunitas Sastra Lintas Rupa, sekelompok insan muda kreatif yang menerjemahkan arsip-arsip karya sastra ke dalam media visual. Astragraphia memberikan dukungan kepada Sastra Lintas Rupa untuk mencetak kartu pos dengan visualisasi dari karya sastra dari arsip tahun 1945. Penjualan ini nantinya akan dialokasikan untuk pengelolaan Gedung Arsip HB Jassin.

Sastra Lintas Rupa mengajak masyarakat untuk meningkatkan kembali kepedulian terhadap pengelolaan arsip dengan metode yang lebih modern, khususnya yang terdapat di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin yang berlokasi di Komplek Taman Ismail Marzuki. Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin yang dikelola secara independen ini biasanya hanya dikunjungi oleh para peminat sastra yang sedang membuat tulisan, misalnya skripsi, essay, atau penelitian lain. Latar belakang tersebut membuat karya dan kebudayaan sastra terlihat konvensional dan kurang menarik.

Metode yang diterapkan oleh Sastra Lintas Rupa diharapkan dapat lebih mudah diterima masyarakat luas, karena menggunakan cara yang lebih ringan dan sederhana dalam mengelola informasi. Tema karya yang diangkat kali ini adalah ekspresi visual dari arsip tahun 1945 yang pada umumnya menceritakan tentang perjuangan bangsa Indonesia menjelang kemerdekaan.

“Desain bukan hanya mementingkan keindahan, makna dari tiap desain yang dihasilkan juga perlu dipertimbangkan. Melalui komunitas Sastra Lintas Rupa, kami memiliki cita-cita untuk memecahkan permasalahan sosial mengenai pengelolaan arsip yang mulai terbengkalai melalui karya desain. Kami berusaha memikirkan bagaimana caranya membuat tren visual dari karya sastra supaya tetap populer dan dapat dilestarikan oleh masyarakat.” ujar Garyanes Yulius, salah satu pendiri Komunitas Sastra Lintas Rupa.

Kerjasama ini merupakan kali kedua Astragraphia memberikan dukungan kepada Sastra Lintas Rupa. Sebelumnya Astragraphia mendukung percetakan Majalah Frasa, eksperimen olah visual arsip HB Jassin yang bertemakan kuliner nusantara. Majalah Frasa berhasil terjual habis dalam kurun waktu satu bulan.

System Analyst Astragraphia

Astragraphia dan Fuji Xerox dikenal sebagai brand yang mengedepankan layanan pelanggan. Selain menjaga kualitas tiap produknya, Astragraphia juga memastikan keandalan dari tiap praktisinya. Divisi System Analyst dari PT Astra Graphia Tbk sudah mengikuti training dan memiliki sertifikasi ISO 12647 yang dikeluarkan oleh FOGRA, lembaga non-profit asal Jerman yang mengeluarkan standarisasi cetak internasional (ISO) untuk mesin-mesin color digital.

Sertifikasi ISO 12647 dari FOGRA memastikan para System Analyst Astragraphia untuk menjadi Digital Print Expert dan Color Management Expert. Digital print Expert mampu menganalisis masalah pada mesin color digital dan memperbaikinya dengan melakukan perbaikan ke dalam suatu sistem dan proses yang disesuaikan dengan standar ISO sehingga menghasilkan warna yang dapat diprediksi dan konsisten. Sedangkan Color Management Expert memiliki kemampuan dalam hal manajemen warna, untuk melakukan profiling, conversion, dan calibration sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Acara peluncuran Iridesse Production Press ini turut mendapatkan dukungan dari Uchida Yoko Global Limited, PT Karyaterang Sedati dengan brand Camel Digiprint, PT Surya Palacejaya