Bambang Widjanarko Santoso (Presiden Komisaris)

Warga Negara Indonesia, menjabat sebagai Presiden Komisaris Astragraphia sejak tahun 2013 berdasarkan hasil Keputusan RUPST tanggal 18 April 2013. Beliau juga menjabat sebagai Direktur PT Astra International Tbk, yaitu Director in Charge of Infrastructure and Logistics, Information Technology Business Group selain menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Astratel Nusantara, PT Serasi Autoraya (TRAC) dan PT Marga Mandala Sakti, Komisaris PT Acset Indonusa Tbk serta anggota Dewan Komisaris di beberapa perusahaan dalam kelompok usaha Astra lainnya. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Marga Harjaya Infrastruktur, Wakil Presiden Komisaris PT Astratel Nusantara, Wakil Presiden Direktur PT United Tractors Tbk dan Direktur Astragraphia serta jajaran manajemen berbagai fungsi di kelompok Astra. Mulai bergabung di kelompok usaha Astra pada tahun 1982. Beliau menyelesaikan pendidikan jenjang S-1 dari Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor dan Fakultas Ekonomi (Extension Program) Universitas Indonesia, serta mengikuti Program Beasiswa Mitsui Taiyo Kobe Bank Foundation di Jepang pada tahun 1990. Beliau tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.

Inget Sembiring (Komisaris Independen)

Warga Negara Indonesia, menjabat sebagai Komisaris Independen sejak tahun 2012 berdasarkan hasil keputusan RUPST tanggal 25 April 2012. Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen yang merangkap sebagai Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi. Beliau juga menjabat sebagai anggota Komite Audit PT Astra International Tbk dan Ketua Umum Yayasan BPK Gunung Mulia. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris PT United Tractors Tbk, PT Bank Permata Tbk dan PT Surya Artha Nusantara Finance, Presiden Direktur Astragraphia serta anggota Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara. Mulai bergabung di kelompok usaha Astra pada tahun 1967 yang dilanjutkan di Astragraphia pada tahun 1976. Beliau menyelesaikan pendidikan jenjang S-1 dari Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada dan Sekolah Tinggi Management LPPM Jakarta. Beliau tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya, serta pemegang saham utama.

Lukito Dewandaya (Komisaris Independen)

Warga Negara Indonesia, menjabat sebagai Komisaris Independen berdasarkan hasil Keputusan RUPST tanggal 16 April 2015. Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen yang merangkap sebagai Ketua Komite Audit. Beliau juga menjabat sebagai anggota Komisaris Independen PT Serasi Autoraya (TRAC). Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Astragraphia, Presiden Komisaris PT Astra Graphia Information Technology dan PT AGIT Monitise Indonesia (sekarang PT Monitise Mobile Indonesia) serta memegang jabatan di berbagai unit bisnis, termasuk alat-alat berat, jasa keuangan dan perbankan. Memulai kariernya sebagai auditor di kantor Akuntan Publik SGV Utomo, dan bergabung di kelompok usaha Astra sejak tahun 1977 yang dilanjutkan di Astragraphia pada tahun 1994. Beliau adalah lulusan Master of Business Administration. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya, serta pemegang saham utama.

Djony Bunarto Tjondro (Komisaris)

Warga Negara Indonesia, menjabat sebagai Komisaris berdasarkan hasil Keputusan RUPST tanggal 16 April 2015. Beliau juga menjabat sebagai Direktur PT Astra International Tbk, Presiden Komisaris PT Astra Otoparts Tbk, Presiden Komisaris PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Presiden Komisaris PT Tjahja Sakti Motor, Presiden Komisaris PT Gaya Motor, Wakil Presiden Komisaris PT Astra Daihatsu Motor dan Komisaris PT Astra Sedaya Finance. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Chief Executive PT Astra International Tbk – Nissan Diesel Sales Operation dan Isuzu Sales Operation serta Presiden Direktur PT Astra Sedaya Finance. Mulai bergabung di kelompok usaha Astra pada tahun 1990 yaitu di PT Astra Nissan Diesel Indonesia. Beliau menyelesaikan pendidikan jenjang S-1 dari lulusan Fakultas Teknik Mesin Universitas Trisakti dan meraih Master of Business Administration dari Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI)/Monash Mt. Eliza Business School Australia. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya.